Mengatur pola makan diet sehat bukanlah pekerjaan mudah. Karena kita harus mengatur kalori makanan yang masuk dan berdampak pada pemilihan jenis makanan.
1. Tambahkan buah pada sereal, salad atau bahkan pada makanan di malam hari.
2. Gunakan bahan baku sayuran di setiap makanan, seperti tomat pada sandwich, paprika saat makan pizza, atau tambahan buah pada saus pasta. Jangan lupa tetap sediakan sayuran beku siap saji agar kita punya cemilan sehat sewaktu lapar.
3. Kalau kamu adalah pemakan segalanya, kurangi mengkonsumsi makanan yang berlemak. Gantilah menjadi makanan yang ringan. Dengan begitu, makananmu akan mengurangi asupan kalori yang masuk.
4. Mulailah mencoba meminum susu skim atau yogurt bebas lemak susu. Dengan begitu, kamu akan mengkonsumsi jumlah kalori yang lebih sedikit tanpa harus terjadi perubahan pola makan yang ekstrim.
5. Sekarang coba lihat isi kulkas atau lemari makanan. Kalo udah, ambil 3 makanan yang paling sering kamu makan. Setelah itu, catat isi gizi dr makanan tersebut. Nah, pada saat kamu ada di toko-toko swalayan, carilah 3 makanan pengganti yang memiliki kalori lebih rendah namun kandungan gizinya serupa.
Overall, memiliki gaya hidup sehat bukan berarti kita harus mengalami perubahan yang drastis, kok! Memiliki perubahan yang drastis justru akan menggagalkan niat gaya hidup sehat.
Sebaliknya, kalau kamu melakukan perubahan kecil terlebih dahulu, maka nantinya akan mendatangkan keuntungan yang besar seiring dengan bertambahnya pengetahuanmu seputar gaya hidup sehat.